Ayat Nats
Bawalah aku kembali, supaya aku berbalik, sebab Engkaulah TUHAN, Allahku.
Paulus berkata: Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan (ilah-ilah yang) siasia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.
Bacaan Alkitab
10:32 Ingatlah akan masa yang lalu. Sesudah kamu menerima terang, kamu banyak menderita oleh karena kamu bertahan dalam perjuangan yang berat, 10:33 baik waktu kamu dijadikan tontonan oleh cercaan dan penderitaan, maupun waktu kamu mengambil bagian dalam penderitaan mereka yang diperlakukan sedemikian. 10:34 Memang kamu telah turut mengambil bagian dalam penderitaan orang-orang hukuman dan ketika harta kamu dirampas, kamu menerima hal itu dengan sukacita, sebab kamu tahu, bahwa kamu memiliki harta yang lebih baik dan yang lebih menetap sifatnya. 10:35 Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. 10:36 Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. 10:37 "Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya. 10:38 Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." 10:39 Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.
1:7 Pada hari yang kedua puluh empat dari bulan yang kesebelas--itulah bulan Syebat--pada tahun yang kedua zaman Darius datanglah firman TUHAN kepada nabi Zakharia bin Berekhya bin Ido, bunyinya: 1:8 "Tadi malam aku mendapat suatu penglihatan: tampak seorang yang menunggang kuda merah! Dia sedang berdiri di antara pohon-pohon murad yang di dalam jurang; dan di belakangnya ada kuda-kuda yang merah, yang merah jambu dan yang putih. 1:9 Maka aku bertanya: Apakah arti semuanya ini, ya tuanku? Lalu malaikat yang berbicara dengan aku itu menjawab: Aku ini akan memperlihatkan kepadamu apa arti semuanya ini! 1:10 Orang yang berdiri di antara pohon-pohon murad itu mulai berbicara, katanya: Inilah mereka semua yang diutus TUHAN untuk menjelajahi bumi! 1:11 Berbicaralah mereka kepada Malaikat TUHAN yang berdiri di antara pohon-pohon murad itu, katanya: Kami telah menjelajahi bumi, dan sesungguhnya seluruh bumi itu tenang dan aman. 1:12 Berbicaralah Malaikat TUHAN itu, katanya: Ya TUHAN semesta alam, berapa lama lagi Engkau tidak menyayangi Yerusalem dan kota-kota Yehuda yang telah tujuh puluh tahun lamanya Kaumurkai itu? 1:13 Lalu kepada malaikat, yang berbicara dengan aku itu, TUHAN menjawab dengan kata-kata yang ramah dan yang menghiburkan. 1:14 Berkatalah kepadaku malaikat yang berbicara dengan aku itu: Serukanlah ini: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sangat besar usaha-Ku untuk Yerusalem dan Sion, 1:15 tetapi sangat besar murka-Ku terhadap bangsa-bangsa yang merasa dirinya aman, yang, sementara Aku murka sedikit, telah membantu menimbulkan kejahatan. 1:16 Sebab itu, beginilah firman TUHAN, Aku kembali lagi kepada Yerusalem dengan kasih sayang. Rumah-Ku akan didirikan pula di sana, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan tali pengukur akan direntangkan lagi di atas Yerusalem. 1:17 Serukanlah ini selanjutnya: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kota-kota-Ku akan berlimpah-limpah pula dengan kebajikan, dan TUHAN akan menghiburkan Sion dan akan memilih Yerusalem pula."
Masa Adven adalah masa penantian yang penuh makna. Kita menantikan kedatangan Kristus, bukan hanya sekadar menghitung hari menuju Natal, melainkan juga menyiapkan hati untuk menyambut-Nya. Dalam penantian ini, kita seringkali ditantang untuk merenungkan arah hidup kita. Apakah kita sedang berjalan semakin dekat kepada Tuhan atau justru semakin jauh dari-Nya? Rutinitas dan kesibukan, bahkan “berhala-berhala modern” seperti harta, jabatan, dan kenyamanan seringkali membuat kita lupa pada Tuhan. Karenanya, masa adven menjadi waktu yang tepat untuk berbalik, menata hati, dan hidup dalam pengharapan baru.
Yeremia 31:18 menuliskan doa pertobatan dari Efraim yang menunjukkan bahwa pertobatan sejati bukan hanya hasil usaha manusia sendiri. Kekuatan kita memang terbatas, tetapi Tuhan dengan kasih setia-Nya memulihkan dan membawa kita kembali kepada-Nya. Dalam Kisah Para Rasul 14:15 Paulus menyampaikan seruan kepada orang-orang Listra. Pesannya tertulis dengan jelas, manusia diajak untuk meninggalkan perbuatan sia-sia dan berhala, lalu kembali kepada Tuhan yang hidup, Sang Pencipta. Injil bukan hanya janji keselamatan, tetapi juga undangan untuk hidup baru dalam ketaatan kepada Tuhan.
Kedua ayat hari ini berbicara kepada kita. Pertama, kita diajak untuk menyadari bahwa pertobatan bukan sekadar kata-kata, tetapi tindakan nyata untuk kembali kepada Tuhan. Kedua, kita diingatkan bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang hidup, bukan berhala buatan manusia. Dalam dunia modern, “berhala” tidak selalu berbentuk patung. Ia bisa hadir dalam bentuk kecintaan berlebihan pada pekerjaan, harta, ambisi, atau bahkan diri kita sendiri. Semua hal yang menempati posisi utama dalam hidup kita lebih dari Tuhan bisa menjadi berhala. Sehingga, mari kita mengoreksi diri. Apa saja hal-hal yang membuat kita jauh dari Tuhan? Apa yang membuat kita enggan untuk berdoa, bersekutu bahkan menyatakan kasih kepada sesama. Mari kita berbalik kepada Tuhan, kita tidak hanya meninggalkan yang siasia, tetapi juga menemukan pengharapan baru.
Doa
Tuhan yang penuh kasih. Terima kasih karena Engkau selalu memanggil kami kembali kepada-Mu. mampukan kami meninggalkan hal-hal yang sia-sia, supaya kami sungguh-sungguh hidup dalam pengharapan baru di dalam Kristus. Amin.
Pokok Doa Harian Puji dan Janji
Keluarga, Sekolah, Pekerjaan
Rumah tangga kita, sanak saudara dan sahabat. Pekerjaan kita baik yang didalam maupun di luar rumah tangga, pendidikan anak - anak sekolah, asrama - asrama, panti asuhan; para guru, pendidikan dan pengasuh, katakesasi, pelayanan anak - anak, pemuda dan remaja.
Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya (membawa keselamatan).
Minggu, 2025-11-30
Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya
Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.